Pagi hari yang indah. Seperti biasa cicitan burung Gereja didepan kamar kost menambah sejuknya pagi ini. Dan tentu saja tiupan semilir angin membawa hawa dingin yang kadang membuatku malas untuk segera bangun dan mengabil air wudhu. dinginya pagi ini tak sebanding dengan dinginnya daerah dataran yang lebih tinggi dari Jogja, mungkin hanya seperempatnya saja. Ah... seandainya tidak ada sembahyang Subuh. Masyaallah, kata-kata itu tanpa sadar terlintas di pikiranku. yah... memang manusia bisanya selalu mengeluh, mengeluh dan terus mengeluh. Lalu kapan akan bersukur? Waduh kok jadi ceramah, lebih baik ku urusi saja dulu diriku sendiri yang masih malas-malasan dan tukang mengeluh ini.
Harusnya ketika pagi seperti ini aku semangat. Mengawalai hari spesial yang indah dan berlimpah nikmat yang tak terkira. bukan malah malas-malasan mau bangun. Padahl kamar mandi tepat didepan sampig kiri kamar kost. Tapi butuh waktu hampir setengah jam untuk menjangkaunya, karena aku masih terkantuk-kantuk sebelum berjalan kekamar mandi. Jadi ingat masa diasrama dulu, waktu dibangunkan oleh pengurus asrama. Dengan dipangil-pangil atau malah dengan cara memukul mengunakan sajadah, dan karena sangking aku susah dibangunkan sampai aku pernah dipukul dengan bambu. Dan lucunya lagi, ada saja yang ketika sudah bangun lalu menuju kamar mandi ada beberapa temanku yang tidur didepan kamar mandi dengan gaya duduk, mungkin karena sangking ngantuknya atau karena terlalu lama mengantri? Aku tidak tau mana jawaban yang benar, yang jelas ada yang bangun sampai jam 6 an pagi!. Ahh... masa itu....
Seusai sembahyang Subuh, aku santai sambil membangunkan temanku. Setelah sembahyang subuh aku memang jarang tidur lagi, tapi selama aku dikost. Jika selama di Cikarang sana, jangan tanya!. Hehehe..
Jadi juga temanku akan ke Wonosobo hendak menjenguk keponakan barunya yang kemarin lahir. Pagi ini juga dia akan berangkat kesana dengan sepeda motornya. Dan alangkah senangnya aku diajak bersamanya, karena kemarin aku menawarkan diri untuk ikut. Aku ingin tahu, seperti apa sih Wonosobo itu? Karena selama ini aku hanya melewatinya saja jika akan pulang ke kampung halaman kelahiranku dan rindu dengan orang tuaku, itu pun jika mobil yang kutumpangi melewati Wonosobo. Kalau tidak tentu saja tidak akan melihat kota itu.
Bersambung..........
Kota Itu
Senin, 28 Juni 2010 Catur Darmadi Janyanto Journey
Di Buka
Diberdayakan oleh Blogger.
Mengenai Saya
Blogger templates
Blogger templates
Popular Posts
-
Hari yang melelahkan karena pekerjaan yang melelahkan, untung saja semua selesai tepat waktu dan tidak ada komplain dari konsumen jika ada m...
Lupa Ingatan